Pemkab Tuban Perkuat Pembelajaran Mendalam di Montong, Guru Didorong Fokus pada Dampak Belajar Murid
- 04 June 2026 21:45
- Yavid
- Kegiatan Pemerintahan,
- 89
Tubankab - Upaya meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar terus diperkuat Pemerintah Kabupaten Tuban melalui Dinas Pendidikan dengan dukungan Program INOVASI Jawa Timur. Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui kegiatan Implementasi Pilot Pembelajaran Mendalam (PM) IN ke-4 yang digelar di Aula Kordik Kecamatan Montong. Kegiatan ini difokuskan untuk memperkuat kompetensi guru agar pembelajaran di kelas lebih bermakna, menggembirakan, dan berdampak langsung pada peserta didik.
Kegiatan ini diikuti 21 peserta dari enam sekolah dasar di Gugus 1 Kecamatan Montong yang terdiri atas kepala sekolah, guru kelas awal, dan guru kelas tinggi. Selain menjadi ruang penguatan kapasitas guru, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari pendampingan program INOVASI dalam mendorong praktik pembelajaran yang lebih kontekstual, reflektif, dan berpusat pada kebutuhan murid.
Mewakili Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tuban, Kasi Penyelenggaraan Pendidikan Sekolah Dasar, Eko Wahyudi dalam sambutannya menegaskan bahwa peningkatan kompetensi guru harus memberikan dampak nyata terhadap kualitas belajar siswa, sehingga pelatihan tidak berhenti pada aspek administratif maupun seremonial semata.
“Setiap kegiatan peningkatan kompetensi guru harus bermuara pada peserta didik. Yang menjadi pertanyaan penting bukan hanya kegiatan terlaksana, tetapi dampaknya apa terhadap pembelajaran anak di kelas,” ujar Eko.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pembelajaran mendalam diarahkan agar siswa tidak hanya menerima materi, melainkan juga aktif terlibat dalam proses belajar. Karena itu, guru didorong menciptakan suasana belajar yang lebih menggembirakan, memberi ruang kepada siswa untuk bertanya, menyampaikan pendapat, serta berani mencoba hal baru.
“Pembelajaran harus membuat anak merasa nyaman, berani mencoba, dan aktif. Ketika pembelajaran terasa menyenangkan dan bermakna, anak akan lebih mudah berkembang,” katanya.
Dalam pemaparannya, Dinas Pendidikan Tuban mulai melihat perkembangan positif dari proses pendampingan di Kecamatan Montong. Meski masih membutuhkan penguatan berkelanjutan, perubahan praktik pembelajaran di sekolah dinilai mulai terlihat, termasuk meningkatnya budaya refleksi dan keterbukaan guru dalam memperbaiki proses belajar di kelas.
Selain itu, capaian Tes Kemampuan Akademik (TKA) di Kecamatan Montong disebut menunjukkan tren peningkatan, dari posisi sekitar peringkat 20 menjadi 17, bahkan disebut mendekati 16. Kondisi tersebut dinilai menjadi sinyal awal bahwa penguatan pembelajaran mulai memberikan dampak terhadap hasil belajar siswa
Melalui kegiatan tersebut, Dinas Pendidikan berharap penguatan pembelajaran mendalam dapat diterapkan secara konsisten di sekolah. Dengan demikian, peningkatan kompetensi guru dapat benar-benar berkontribusi pada peningkatan kualitas belajar murid di Kabupaten Tuban. (yav)










