Edukasi pencegahan DBD dengan pembuat spray sereh oleh Himadkesnu di Balai Desa Jadi. (ist)

Dari Kampus ke Desa, Himadkesnu Tuban Edukasi Pencegahan DBD di Desa Jadi

  • 10 January 2026 21:14
  • Yavid
  • Umum,
  • 117

Tubankab - Himpunan Mahasiswa Administrasi Kesehatan Nahdlatul Ulama (Himadkesnu) melaksanakan kegiatan Desa Binaan di Balai Desa Jadi, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, Jumat (9/1).

Kegiatan tersebut menyasar ibu-ibu PKK Desa Jadi dengan fokus edukasi pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) melalui pelatihan pembuatan spray sereh merah sebagai pengusir nyamuk alami.

Dengan dukungan Dosen Pembina Himadkesnu, M. Fahrul Arifin, kegiatan edukatif ini mengusung tema “Smart Village Against, Desa Pintar Mencegah DBD”.

Edukasi diberikan secara aplikatif melalui penyampaian materi tentang bahaya DBD, manfaat sereh merah, serta praktik langsung pembuatan spray yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam sambutannya, Ketua Pelaksana Saiful Badrik menyampaikan kegiatan ini merupakan bentuk nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap ibu-ibu PKK tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga keterampilan praktis dalam upaya pencegahan DBD secara mandiri dengan memanfaatkan bahan alami yang mudah ditemukan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Himadkesnu Nila Ervina Rahmawati menegaskan pentingnya peran masyarakat desa dalam menciptakan lingkungan yang sehat melalui pendekatan edukatif dan partisipatif.

“Kami ingin mendorong peran aktif ibu-ibu PKK sebagai agen perubahan di lingkungan keluarga dan masyarakat. Dengan pemanfaatan bahan alami seperti sereh merah, upaya pencegahan DBD dapat dilakukan secara sederhana, murah, dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Apresiasi juga disampaikan Sekretaris Desa Jadi Eko Astreo yang menilai kegiatan ini sejalan dengan program pemberdayaan masyarakat desa.

Menurut Eko Astreo, kegiatan yang dilaksanakan Himadkesnu sangat bermanfaat dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.

“Kami berharap sinergi antara mahasiswa dan pemerintah desa dapat terus terjalin untuk mendukung peningkatan kesehatan masyarakat,” tuturnya.

Kegiatan berlangsung dalam suasana interaktif dan penuh antusiasme. Ibu-ibu PKK aktif mengikuti setiap tahapan pembuatan spray sereh merah serta berpartisipasi dalam sesi diskusi dan tanya jawab. Melalui kegiatan Desa Binaan ini, Himadkesnu berharap masyarakat Desa Jadi mampu menerapkan upaya pencegahan DBD secara berkelanjutan demi terciptanya lingkungan desa yang sehat, mandiri, dan bebas dari ancaman penyakit. (yeni dh/yavid)

comments powered by Disqus