Dinkes P2KB Tuban Dekatkan Layanan Dokter Spesialis bagi Ibu Hamil dan Balita Risiko Tinggi
- 14 July 2026 15:57
- Yavid
- Kegiatan Pemerintahan,
- 56
Tubankab – Sepuluh balita dan sepuluh ibu hamil dengan risiko tinggi (Risti) di wilayah kerja UOBF Puskesmas Tuban mendapat pemeriksaan langsung dari dokter spesialis, Selasa (14/7). Pendampingan yang digelar Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Tuban ini menjadi bagian dari upaya memperkuat deteksi dini komplikasi sekaligus meningkatkan kualitas layanan kesehatan ibu dan anak di tingkat puskesmas.
Kegiatan tersebut menghadirkan dokter spesialis anak dr. Rr. Noverita Rochsitasari, Sp.A., M.Si.Med. untuk menangani balita risiko tinggi serta dokter spesialis obstetri dan ginekologi Dr. dr. Slamet Soeprijadi, Sp.OG(K)., S.H., M.H., CMC, FISQ untuk memberikan pemeriksaan kepada ibu hamil risiko tinggi.
Selain memeriksa pasien, kedua dokter spesialis juga memberikan pembinaan dan pendampingan teknis kepada tenaga kesehatan di UOBF Puskesmas Tuban. Melalui pendampingan ini, tenaga kesehatan memperoleh penguatan dalam mendeteksi faktor risiko sejak dini sehingga penanganan maupun rujukan pasien dapat dilakukan secara lebih cepat dan tepat.
Plt. Kepala Dinas Kesehatan P2KB Kabupaten Tuban, drg. Roikan, M.H., menegaskan bahwa pendampingan tersebut menjadi salah satu ikhtiar untuk menekan angka stunting serta angka kematian ibu dan bayi di Kabupaten Tuban.
"Kami berkomitmen memperkuat sistem layanan kesehatan ibu dan anak, memastikan masyarakat dengan risiko tinggi mendapatkan perhatian khusus, dan menjaga keselamatan ibu serta bayi sejak di tingkat pelayanan pertama," ujarnya.
Plt. Kepala UOBF Puskesmas Tuban, dr. Eka Ayu MBPS, mengatakan kehadiran dokter spesialis sangat membantu tenaga kesehatan puskesmas dalam menangani kasus ibu hamil dan balita risiko tinggi. Menurutnya, selain memberikan layanan langsung kepada pasien, kegiatan ini juga menjadi sarana belajar bagi tenaga kesehatan untuk meningkatkan kemampuan deteksi dini sehingga rujukan ke fasilitas kesehatan lanjutan dapat dilakukan secara lebih tepat.
"Pendampingan seperti ini memberikan tambahan pengetahuan dan pengalaman bagi tenaga kesehatan di puskesmas dalam menangani kasus risiko tinggi. Harapannya, pelayanan kepada masyarakat semakin optimal dan penanganan dapat dilakukan sedini mungkin," ungkapnya.
Melalui pendampingan yang dilaksanakan secara berkala di berbagai puskesmas, Dinkes P2KB Kabupaten Tuban terus memperluas akses layanan kesehatan spesialistik sekaligus meningkatkan kapasitas pelayanan kesehatan primer dalam menangani ibu hamil dan balita dengan risiko tinggi. (aris/yav)










