Kirab Budaya Desa Dahor, Merawat Tradisi, Menguatkan Kebersamaan, Menggerakkan Ekonomi
- 03 July 2026 21:49
- Yavid
- Kegiatan Pemerintahan,
- 13
Tubankab – Ribuan warga memadati sepanjang rute Kirab Budaya dan Sedekah Bumi Desa Dahor, Kecamatan Grabagan, Kamis (2/7). Antusiasme masyarakat menyaksikan beragam atraksi seni budaya menjadi potret bahwa tradisi warisan leluhur tersebut tetap hidup, sekaligus menjadi ruang mempererat kebersamaan dan menggerakkan perekonomian masyarakat.
Kegiatan tersebut dihadiri Plt. Camat Grabagan, Suwoto, jajaran Forkopimka Grabagan, pemerintah desa, tokoh masyarakat, komunitas seni budaya, serta para pelajar.
Plt. Camat Grabagan, Suwoto, mengatakan Kirab Budaya dan Sedekah Bumi merupakan wujud nyata rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rezeki dan hasil bumi. Tradisi yang diwariskan secara turun-temurun tersebut juga menjadi wadah mempererat kerukunan masyarakat sekaligus menjaga kelestarian budaya lokal agar tetap hidup dan diwariskan kepada generasi penerus.
"Kegiatan ini bukan sekadar perayaan tahunan, tetapi memiliki makna yang sangat dalam sebagai ungkapan rasa syukur, memperkuat persatuan masyarakat, dan menjaga warisan budaya agar tetap lestari di tengah perkembangan zaman," ungkapnya.
Lebih lanjut, Suwoto mengatakan Kirab Budaya dan Sedekah Bumi juga menjadi media untuk menanamkan berbagai nilai moral kepada generasi muda. Nilai-nilai tersebut meliputi rasa syukur kepada Tuhan, semangat gotong royong, kebersamaan, kepedulian terhadap sesama, sikap toleransi, hingga kepedulian dalam menjaga lingkungan dan budaya daerah.
Sementara itu, Pemerintah Kecamatan Grabagan berkomitmen memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan kegiatan budaya dengan berperan sebagai koordinator dan fasilitator. Sinergi antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, tokoh masyarakat, pelaku seni, dan warga menjadi kekuatan utama dalam menjaga kelestarian tradisi sekaligus mendorong peningkatan ekonomi masyarakat.
"Kami terus membangun koordinasi dan kolaborasi dengan seluruh pihak agar tradisi seperti ini tidak hanya tetap lestari, tetapi juga mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," jelasnya.
Selain menjadi ajang pelestarian budaya, Kirab Budaya dan Sedekah Bumi turut memberikan dampak positif terhadap perekonomian lokal. Ramainya masyarakat dan pengunjung membuka peluang bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan penjualan, sekaligus memberi ruang bagi para seniman lokal menampilkan karya terbaiknya. Kondisi tersebut juga mendukung berkembangnya sektor pariwisata di Kecamatan Grabagan.
Karena itu, Suwoto berharap tradisi Kirab Budaya dan Sedekah Bumi dapat terus dilestarikan dan masuk dalam agenda wisata budaya Kabupaten Tuban. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi wujud rasa syukur masyarakat, tetapi juga mempererat kebersamaan, menggerakkan roda perekonomian melalui UMKM, serta menjadi sarana menanamkan nilai-nilai moral kepada generasi muda.
"Harapan kami, tradisi ini terus berkembang menjadi daya tarik wisata budaya yang membanggakan Kabupaten Tuban, sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat dan menjadi media pendidikan karakter bagi generasi penerus," pungkasnya. (ags/yav)










