Kreativitas Pemuda Klotok Tumbuh lewat Klotok Costume Fest, Dorong Potensi Ekonomi Kreatif Desa
- 26 July 2026 09:52
- Yavid
- Kegiatan Pemerintahan,
- 45
Tubankab – Kreativitas pemuda Desa Klotok, Kecamatan Plumpang, mendapat ruang untuk tumbuh melalui Klotok Costume Fest (KCF) 2026. Digelar di Lapangan Desa Klotok, festival ini menampilkan beragam kostum hasil rancangan dan produksi pemuda setempat yang memadukan seni, budaya, serta kepedulian terhadap lingkungan.
Mengusung tema "TRUE (Truth, Relationship, Utility and Earth)", KCF 2026 sekaligus menunjukkan potensi kreativitas anak muda desa untuk dikembangkan menjadi bagian dari ekonomi kreatif. Beragam karakter dan kostum yang ditampilkan lahir dari gagasan serta proses produksi para pemuda Desa Klotok dengan membawa identitas masing-masing kelompok.
Bagi Pemerintah Desa Klotok, kreativitas tersebut menjadi potensi yang perlu mendapat ruang dan dukungan agar dapat berkembang lebih jauh. Kepala Desa Klotok, Suhartoyo, S.Sos.I., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan KCF 2026.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia, para project kostum, sponsor, relawan, serta masyarakat Desa Klotok yang telah mendukung terselenggaranya acara ini. Saya merasa bangga melihat kreativitas luar biasa para pemuda Desa Klotok yang mampu menghasilkan karya-karya spektakuler. Semoga Klotok Costume Fest menjadi awal lahirnya industri kreatif yang mampu mengharumkan nama Desa Klotok hingga tingkat regional maupun nasional."
Potensi serupa juga mendapat perhatian Pemerintah Kecamatan Plumpang. Camat Plumpang, Saefiyuddin, S.STP., M.AP., menilai kreativitas yang berkembang di kalangan pemuda dapat membuka peluang ekonomi baru jika dikelola secara berkelanjutan.
"Klotok Costume Fest membuktikan bahwa kreativitas dapat menjadi kekuatan ekonomi baru bagi masyarakat. Industri kostum kreatif memiliki potensi besar untuk berkembang sebagai bagian dari ekonomi kreatif yang mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan nilai tambah, serta memperkuat identitas budaya daerah. Saya berharap inovasi seperti ini terus berkembang dan mendapat dukungan dari seluruh elemen masyarakat."
Pada penyelenggaraan tahun ini, sembilan project kostum dari berbagai dusun di Desa Klotok ambil bagian. Mereka terdiri atas Sengkuni Art dari Gisik, Dusun Klotok; Nashuka Project dari Dusun Dolok; 35 Project dari Dusun Klotok; Armada Squad dari Dusun Klotok; Bamb Management Art dari Gisik, Dusun Klotok; 12 Gank yang merupakan gabungan Dusun Klotok dan Dusun Dolok; PPRW 05 dari Dusun Dolok; PS Gank dari Dusun Lingit; serta 77 Project dari Dusun Dolok.
Setiap project membawa karakter dan konsep berbeda. Kreativitas terlihat dari cara mereka mengolah gagasan, material, hingga visual kostum menjadi karya pertunjukan. Keterlibatan kelompok dari sejumlah dusun juga mempertemukan para pemuda dalam satu ruang kolaborasi untuk mengenalkan potensi Desa Klotok.
Semangat tersebut semakin terlihat dalam Grand Performance. Seluruh project tampil bersama dengan membawa karakter kostum masing-masing dalam satu pertunjukan kolosal. Penampilan ini menjadi puncak KCF 2026 sekaligus menggambarkan keberagaman karya yang lahir dari kreativitas pemuda desa.
Di balik pertunjukan kostum, KCF 2026 turut membawa pesan yang dirangkum melalui tema TRUE. Truth merepresentasikan kejujuran dalam berkarya, Relationship menekankan hubungan dan kolaborasi, Utility mengarah pada manfaat karya bagi masyarakat, sedangkan Earth membawa kepedulian terhadap lingkungan.
Rangkaian KCF 2026 kemudian ditutup dengan refleksi bersama Camat Plumpang, Kapolsek Plumpang, dan Kepala Desa Klotok. Momentum tersebut menjadi ruang untuk mendorong keberlanjutan kreativitas generasi muda sekaligus membuka peluang agar Klotok Costume Fest dapat berkembang menjadi agenda budaya yang mendukung ekonomi kreatif dan mengenalkan potensi Desa Klotok kepada masyarakat yang lebih luas.
Melalui Klotok Costume Fest, karya pemuda tidak berhenti sebagai pertunjukan. Kreativitas yang tumbuh dari desa tersebut diharapkan dapat berkembang menjadi potensi ekonomi kreatif sekaligus memperluas ruang bagi generasi muda untuk berkarya dan membawa identitas Desa Klotok ke tingkat yang lebih luas. (yav)










