Perkuat Pengawasan Program MBG, Dinkes P2KB Tuban Berikan Pembinaan SPPG
- 12 March 2026 17:24
- Yavid
- Kegiatan Pemerintahan,
- 27
Tubankab - Upaya Pemerintah Kabupaten Tuban dalam menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto terus dilakukan. Salah satunya melalui pembinaan pelaksanaan MBG bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) se-Kabupaten Tuban yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting.
Kegiatan tersebut diikuti 280 peserta yang terdiri atas koordinator wilayah SPPG, kepala SPPG se-Kabupaten Tuban, pengawas gizi SPPG, tenaga sanitarian puskesmas, serta tenaga pelaksana gizi puskesmas.
Dalam kegiatan tersebut, peserta menerima materi terkait keamanan pangan dan pemenuhan gizi dari Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Tuban. Selain itu, Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan (DLHP) Tuban menyampaikan materi mengenai pengelolaan limbah dari operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Pada kesempatan tersebut, Plt. Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Tuban, dr. Atiek Supartiningsih, dalam sambutannya menegaskan pembinaan tersebut penting sebagai bentuk pengawasan terhadap pelaksanaan program MBG di lapangan.
“Pembinaan ini perlu dilakukan sebagai salah satu bentuk kontrol terhadap Program MBG sehingga dapat terlaksana dengan baik,” ujar Atiek, Kamis (12/3).
Selain itu, kegiatan ini dimanfaatkan untuk memperkuat koordinasi antara SPPG dan puskesmas dalam penyelenggaraan program MBG di wilayah masing-masing. Koordinasi tersebut diperlukan untuk memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai standar kesehatan dan keamanan pangan.
Kegiatan ini juga menjadi ruang evaluasi pelaksanaan MBG di Kabupaten Tuban. Peserta membahas laporan kejadian selama pelaksanaan program serta mengevaluasi menu makanan yang disajikan agar tetap memenuhi kebutuhan gizi sasaran program.
Melalui langkah tersebut, Pemkab Tuban berharap pelaksanaan program MBG di daerah dapat berjalan lebih tertib, aman, dan sesuai ketentuan sehingga tujuan program pemenuhan gizi masyarakat dapat tercapai secara optimal. (yavid)










