Titik Baca Digital Tuban Kian Diminati, Pengguna Tembus 1.256 pada Semester I 2026
- 20 July 2026 21:13
- Yavid
- Kegiatan Pemerintahan,
- 88
Tubankab – Membaca buku kini tak lagi harus dilakukan di perpustakaan. Cukup memindai QR Code di sejumlah ruang publik, masyarakat Kabupaten Tuban dapat langsung mengakses ratusan koleksi buku digital. Sepanjang Januari hingga Juni 2026, sebanyak 1.256 pengguna telah memanfaatkan Platform Tugu "Tiba di Tuban" atau Titik Baca Digital.
Selama periode tersebut, para pengguna mengakses 258 judul buku dengan total 294 eksemplar. Koleksi tersebut dapat dibaca cukup dengan memindai QR Code melalui telepon genggam, sehingga masyarakat dapat menikmati berbagai bahan bacaan secara praktis tanpa harus datang ke perpustakaan.
Seiring meningkatnya pemanfaatan layanan, Titik Baca Digital kian menjadi alternatif bagi masyarakat untuk memperoleh bahan bacaan digital. Selama enam bulan pertama 2026, layanan ini terus dimanfaatkan, dengan Juni menjadi bulan yang mencatat jumlah pengguna terbanyak, yakni 352 orang. Pada bulan yang sama, pengguna mengakses 70 judul buku dengan total 75 eksemplar.
Menanggapi capaian tersebut, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Tuban, Drs. Endro Budi Sulistyo, mengatakan pemanfaatan Titik Baca Digital terus mengalami perkembangan sejak pertama kali diluncurkan. Menurutnya, semakin banyak masyarakat yang mengetahui keberadaan fasilitas tersebut dan memanfaatkannya untuk mengakses koleksi buku digital.
"Alhamdulillah, Titik Baca Digital yang sudah kami hadirkan mulai dimanfaatkan masyarakat. Kami berharap keberadaannya benar-benar membuka wawasan, menumbuhkan minat baca, terutama bagi anak-anak sekolah. Sebab, buku tetap menjadi sumber ilmu yang akan mengantarkan generasi muda menyongsong Indonesia Emas 2045," ujar Endro, Senin (20/7).
Sebagai wujud komitmen meningkatkan akses literasi, Platform Tugu "Tiba di Tuban" merupakan inovasi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Tuban yang diluncurkan pada 2024. Masyarakat dapat mengakses koleksi buku digital dengan memindai QR Code yang tersedia di sejumlah titik, yakni Taman Abipraya, Rest Area Abirama, Alun-alun Tuban, GOR Tuban, Ruang Terbuka Hijau (RTH) Singgahan, Kantor Kecamatan Jatirogo, Taman Sleko, serta Perpustakaan Daerah Tuban. Kehadiran Titik Baca Digital di ruang publik diharapkan semakin memudahkan masyarakat memperoleh bahan bacaan kapan pun dibutuhkan.
Berpijak pada capaian tersebut, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Tuban akan terus mengembangkan Titik Baca Digital, baik melalui penambahan koleksi buku maupun perluasan jangkauan layanan agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya.
"Kami berharap Titik Baca Digital menjadi ruang tempat ilmu tumbuh dan mimpi-mimpi besar lahir dari setiap buku yang dibaca," tandasnya. (mak/yav)










