Jelang Libur Idulfitri, Bupati Tuban Tekankan Disiplin dan Kinerja PPPK
- 17 March 2026 19:18
- Yavid
- Kegiatan Bupati dan Wakil Bupati,
- 78
Tubankab - Menjelang libur panjang Idulfitri 1447 Hijriah, Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky memberikan pengarahan kepada PPPK tenaga teknis penuh waktu di Pendapa Krida Manunggal, Selasa (17/3). Dalam kesempatan tersebut, Bupati Tuban menekankan pentingnya disiplin kerja, peningkatan kinerja, serta kepekaan aparatur terhadap persoalan masyarakat.
Pengarahan tersebut diikuti ratusan PPPK tenaga teknis dari berbagai perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tuban. Melalui forum itu, Bupati yang akrab disapa Mas Lindra menegaskan bahwa pemerintah daerah telah memberikan kepercayaan besar kepada PPPK untuk turut menjalankan program pembangunan dan pelayanan publik.
Karena itu, ia meminta para aparatur menjawab kepercayaan tersebut dengan kerja nyata. “Kami sudah memberikan kepercayaan kepada rekan-rekan semua. Buktikan dengan kerja yang nyata untuk masyarakat,” ujarnya.
Selain menekankan tanggung jawab kerja, ia juga meminta para PPPK mengasah sensitivitas terhadap kondisi masyarakat di lapangan. Aparatur diminta tidak hanya menjalankan tugas administratif, tetapi juga aktif mencatat berbagai persoalan yang ditemui di lingkungan sekitar.
Mas Lindra mencontohkan sejumlah persoalan yang perlu menjadi perhatian aparatur, seperti kondisi jalan rusak, warga disabilitas yang membutuhkan perhatian, hingga anak-anak yang putus sekolah. Menurutnya, data tersebut penting sebagai bahan pemerintah daerah dalam menentukan langkah kebijakan.
“Kalau menemukan jalan rusak, anak putus sekolah, atau warga yang membutuhkan bantuan, tolong dicatat. Data itu penting untuk menentukan kebijakan,” kata Mas Lindra.
Di sisi lain, alumnus Unair Surabaya itu juga menyinggung upaya peningkatan kesejahteraan aparatur melalui penyesuaian tambahan penghasilan pegawai (TPP). Ia menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah melakukan penyesuaian TPP bagi PPPK Penuh Waktu sebagai bentuk perhatian terhadap kesejahteraan aparatur.
Menurut bupati, kebijakan tersebut diharapkan dapat meningkatkan motivasi kerja sekaligus mendorong aparatur untuk terus meningkatkan kinerja dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Selanjutnya, menjelang libur Idulfitri, ia mengingatkan agar seluruh aparatur tetap menjaga kedisiplinan dan ketertiban. Ia meminta pegawai tidak menggunakan fasilitas milik negara untuk kepentingan pribadi, termasuk saat melakukan perjalanan mudik.
Selain itu, aparatur juga diminta bijak dalam menggunakan media sosial serta tidak membuat kegaduhan yang dapat merusak citra pemerintahan.
Di akhir pengarahan, ia juga membuka ruang dialog dengan para PPPK Penuh Waktu. Pihaknya menyatakan siap menerima masukan maupun saran selama hal tersebut bertujuan memperbaiki kinerja pemerintahan.
Menurut orang nomor satu di Tuban itu, keterbukaan dan komunikasi menjadi bagian penting dalam membangun pemerintahan yang lebih baik. Dengan kerja bersama, ia berharap seluruh aparatur dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat Kabupaten Tuban. (yavid)










