Peserta dan narasumber Bimtek Pengelolaan Sampah 2026 berfoto bersama usai kegiatan di Tuban. (ist)

Dari Sampah Jadi Manfaat, Bimtek 2026 Dorong Peran Aktif Bank Sampah di Tuban

Tubankab – Upaya memperkuat sistem pengelolaan sampah berbasis masyarakat terus digencarkan melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Sampah untuk Bank Sampah Tahun 2026 yang digelar di Abirama Tuban.

Kegiatan ini menghadirkan berbagai pemangku kepentingan sebagai bentuk kolaborasi lintas sektor dalam mendorong pengelolaan sampah yang berkelanjutan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Aulia Hany Mustikasari, S.E., M.M. sekaligus sebagai narasumber. Turut hadir mewakili Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Timur Agus Sucahyo, S.T., M.M., serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan Kabupaten Tuban Anthon Tri Laksono, S.Pi.

Dalam kegiatan ini, Aulia Hany menyampaikan materi terkait kebijakan pengelolaan sampah, khususnya dalam konteks implementasi Peraturan Daerah Provinsi Jawa Timur Nomor 9 Tahun 2022 tentang Pengelolaan Sampah Regional. Ia menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi persoalan sampah yang semakin kompleks.

“Melalui kegiatan ini, kami bersama Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Timur dan Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan Kabupaten Tuban mendapatkan kesempatan untuk berdiskusi langsung dengan para pengelola bank sampah. Ini menjadi langkah strategis dalam membangun kesadaran sekaligus meningkatkan kapasitas pengelolaan sampah di tingkat masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penyerahan bantuan alat kepada 50 peserta yang hadir. Bantuan tersebut diharapkan dapat menunjang operasional bank sampah agar lebih optimal dalam mengelola sampah di lingkungan masing-masing.

Lebih lanjut, Aulia Hany berharap kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, serta dukungan teknologi tepat guna dapat mendorong sistem pengelolaan sampah yang terintegrasi dari hulu hingga hilir.

“Pengelolaan sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan semua pihak. Menghargai bumi berarti menjaga masa depan, dan keberlanjutan lahir dari kebijaksanaan kita dalam mengolah hasilnya,” imbuhnya.

Sementara itu, kegiatan Bimtek ini juga menghadirkan narasumber lain, di antaranya Kepala Bidang Persampahan dan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) DLHP Kabupaten Tuban Arwin Mustofa yang membawakan materi terkait teknologi dan pengolahan sampah organik. Selain itu, praktisi lingkungan dari LSM W-Queen turut menyampaikan materi mengenai pengelolaan, daur ulang, serta pemanfaatan sampah organik berbasis peran serta masyarakat.

Melalui kegiatan ini, bank sampah di Kabupaten Tuban diharapkan semakin berkembang dan mampu menjadi garda terdepan dalam pengurangan sampah dari sumbernya, sekaligus menciptakan nilai ekonomi bagi masyarakat serta mendukung terwujudnya lingkungan yang bersih dan berkelanjutan. (dadang/yavid)

comments powered by Disqus