GPM di Plumpang: Warga Antre Sembako dengan Harga Terjangkau
- 14 August 2026 16:15
- Yavid
- Kegiatan Pemerintahan,
- 25
Tubankab – Ratusan warga Kecamatan Plumpang mengantre untuk mendapatkan kebutuhan pangan dengan harga terjangkau dalam Gerakan Pangan Murah (GPM) di Pendopo Kantor Kecamatan Plumpang, Jumat (14/8). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari GPM yang digelar serentak di seluruh kecamatan se-Kabupaten Tuban dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Sejak pagi, warga mulai mendatangi halaman Pendopo Kecamatan Plumpang. Mereka mengantre untuk mendapatkan sejumlah kebutuhan pokok dengan harga di bawah harga pasar.
Antusiasme warga terlihat dari antrean yang memadati area pendopo. Bagi masyarakat, selisih harga kebutuhan pokok dalam GPM dapat membantu mengurangi pengeluaran rumah tangga.
Dalam kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 WIB tersebut, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP2P) Kabupaten Tuban menyediakan 500 kilogram beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan), 50 kilogram gula pasir, serta 96 liter minyak goreng MinyaKita.
Adapun komoditas tersebut dijual dengan harga Rp11.600 per kilogram untuk beras SPHP, Rp15.000 per liter untuk MinyaKita, dan Rp17.500 per kilogram untuk gula pasir tebu kualitas premium.
Plt. Sekretaris Kecamatan Plumpang, Devi Linggar Buanasari, didampingi Plt. Kasi Trantib Moh Syaifudin, mengatakan GPM menjadi salah satu upaya pemerintah untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pangan dengan harga terjangkau.
"Kegiatan seperti ini bukan hanya menghadirkan pangan berkualitas dengan harga bersahabat, tetapi juga menjadi wujud kepedulian dan sinergi pemerintah dalam menjaga daya beli serta meringankan kebutuhan masyarakat," pungkas Devi Linggar Buanasari di sela-sela memantau transaksi warga.
Menurut Devi, penyediaan pangan dengan harga terjangkau juga berkaitan dengan upaya menjaga daya beli masyarakat. Karena itu, pelaksanaan GPM di tingkat kecamatan diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan sekaligus mendukung pengendalian harga.
Antusiasme warga juga terlihat dari respons masyarakat yang mengikuti kegiatan tersebut. Salah satunya Supriyatin, warga Desa Kedungrejo, yang mengantre sejak pagi untuk membeli kebutuhan pangan yang disediakan dalam GPM. Salah satunya adalah Supriyatin. Menurutnya, harga komoditas yang ditawarkan melalui GPM membantu mengurangi pengeluaran rumah tangga.
"Alhamdulillah, Pemda telah membuat langkah nyata untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Semoga Gerakan Pangan Murah terus memberikan manfaat dan semakin mendekatkan pelayanan pemerintah kepada masyarakat," ujar Supriyatin.
Melalui GPM tersebut, masyarakat Kecamatan Plumpang mendapat akses terhadap sejumlah kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Tuban. (sis jp/yav)










