Semangat Hari Pramuka ke-65, Bupati Tuban Ajak Generasi Muda Berkreasi dan Berinovasi
- 15 August 2026 07:28
- Yavid
- Kegiatan Bupati dan Wakil Bupati,
- 53
Tubankab – Ratusan anggota Pramuka dari berbagai wilayah di Kabupaten Tuban mengikuti Apel Besar Peringatan Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026 di Alun-Alun Tuban. Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky, S.E., bertindak sebagai pembina apel yang turut dihadiri Wakil Bupati Tuban, Forkopimda, Ketua Kwarcab Tuban bersama jajaran, serta pimpinan OPD, Jumat (14/8).
Mengusung semangat “Berkreasi, Berinovasi, Terampil dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan,” peringatan Hari Pramuka tahun ini tidak sekadar menjadi seremoni, tetapi menjadi momentum memperkuat peran Gerakan Pramuka dalam menyiapkan generasi muda yang mampu menghadapi tantangan zaman sekaligus memberikan solusi atas persoalan nyata di lingkungan sekitarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Tuban membacakan amanat Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka, Komjen Pol (Purn) Drs. Budi Waseso. Dalam amanatnya, disampaikan bahwa 65 tahun perjalanan Gerakan Pramuka telah memberikan kontribusi dalam membentuk generasi muda Indonesia yang beriman, berkarakter, disiplin, bertanggung jawab, serta memiliki kecintaan terhadap tanah air.
Nilai-nilai Tri Satya dan Dasa Darma, lanjut amanat tersebut, menjadi pedoman yang mampu membentuk pribadi tangguh dalam menghadapi berbagai perubahan zaman. Karena itu, Hari Pramuka harus menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun karakter bangsa sebagai fondasi menuju Indonesia yang maju, berdaulat, bermartabat, dan sejahtera.
Tema tahun ini juga menegaskan komitmen Gerakan Pramuka dalam mendukung swasembada pangan, energi, dan air sebagai bagian dari penguatan ketahanan serta kemandirian nasional. Swasembada pangan tidak hanya dipandang dari sisi kegiatan tanam-menanam, tetapi juga mencakup pendidikan, keterampilan, teknologi, kewirausahaan, pengelolaan sumber daya, serta kesiapan generasi muda untuk ikut menyelesaikan persoalan nyata.
Melalui pendidikan kepramukaan, generasi muda didorong untuk menumbuhkan budaya produktif, mencintai sektor pertanian, peternakan, perikanan, dan perkebunan, peduli terhadap lingkungan, memanfaatkan teknologi tepat guna, serta mengembangkan semangat kewirausahaan sejak usia muda.
“Gerakan Pramuka terus berkembang dari learning by doing menjadi learning, creating, and solving, yaitu belajar, mencipta, dan menyelesaikan persoalan nyata,” demikian disampaikan dalam amanat Ketua Kwarnas yang dibacakan Bupati Tuban.
Pesan tersebut semakin relevan di tengah perubahan dunia yang berlangsung cepat. Perubahan iklim, perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI), dinamika geopolitik, hingga tantangan ketahanan pangan dan energi menjadi bagian dari tantangan yang harus dihadapi generasi muda.
Di sisi lain, generasi muda juga dihadapkan pada persoalan sosial, seperti penyalahgunaan narkotika, perundungan, kekerasan, penyebaran hoaks, perjudian daring, serta menurunnya kepedulian sosial. Gerakan Pramuka diharapkan mampu menjadi ruang pendidikan yang membekali generasi muda untuk menghadapi tantangan tersebut dengan tetap berpegang pada Tri Satya dan Dasa Darma sebagai pedoman karakter, etika, gotong royong, dan semangat kebangsaan.
Gerakan Pramuka diharapkan terus menjadi kawah candradimuka pembentukan karakter bangsa, sekaligus melahirkan generasi penerus yang berintegritas, berwawasan kebangsaan, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, serta memiliki semangat pengabdian yang tidak pernah padam.
Bupati Tuban, Mas Lindra, berpesan kepada seluruh anggota Pramuka Tuban agar terus mengembangkan potensi diri. Tidak berhenti pada pengalaman, tetapi memiliki wawasan, keterampilan, kedisiplinan, keberanian mencoba, dan gagasan yang dapat diwujudkan dalam aksi nyata. Mulai dari menanam pangan, mengelola lingkungan, memanfaatkan teknologi, mengembangkan usaha, membantu masyarakat, hingga menghadirkan inovasi sesuai potensi daerah.
Mas Lindra juga memberikan apresiasi atas berbagai prestasi yang diukir Pramuka Tuban, baik di tingkat provinsi maupun nasional. Capaian tersebut menjadi motivasi untuk terus bertindak dan berkarya demi kemajuan Gerakan Pramuka maupun bangsa Indonesia.
Bupati berharap Peringatan Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026 menjadi momentum untuk memperbarui tekad, memperkuat persatuan, memperluas pengabdian, dan meningkatkan kontribusi nyata Gerakan Pramuka bagi bangsa dan negara. (ags/yav)










